Thursday, May 28, 2020

Jenis RAM Untuk Komputer Yang Perlu Kamu Ketahui

Jenis RAM Untuk Komputer Yang Perlu Kamu Ketahui

RAM atau Random Access Memory merupakan salah satu komponen penting dalam komputer. RAM dapat menyimpan data sementara saat komputer sedang dioperasikan, dan akan hilang saat daya komputer dimatikan. Jadi, walaupun RAM ini sejenis memori, namun hanya berfungsi saat perangkat dalam keadaan hidup saja.

RAM seringkali jadi permasalahan sebagian orang saat ingin membeli suatu perangkat semisal ponsel atau komputer. Biasanya yang dipilih adalah RAM dengan ukuran yang besar agar perangkat dapat bekerja lebih cepat.

Apakah RAM ini hanya sejenis saja dengan berbagai ukuran? Tentu saja tidak! Ada berbagai macam RAM berbeda yang digunakan dalam banyak perangkat elektronik, dalam hal ini adalah komputer. Apa saja jenis RAM tersebut? Berikut adalah bahasan mengenai jenis-jenis RAM untuk komputer.

1. DRAM


* sumber: www.flickr.com

DRAM atau Dynamic Random Access Memory adalah tipe RAM yang umum digunakan dalam komputer. Jenis memori ini biasanya digunakan untuk data atau kode program yang harus dijalankan oleh prosesor komputer.

DRAM menyimpan setiap bit data atau kode program dalam sel penyimpanan yang terdiri dari kapasitor dan transistor, dan biasanya diatur dalam konfigurasi sel penyimpanan persegi panjang.

Kelebihan DRAM adalah desainnya yang sederhana, kecepatan yang baik (4,7 Mhz hingga 40 Mhz) dan biaya produksi yang rendah dibandingkan dengan jenis memori alternatif lainnya. Namun DRAM juga memiliki kelemahan, yang salah satunya adalah konsumsi daya yang relatif tinggi dibanding yang lain.

2. SDRAM


* sumber: commons.wikimedia.org

SDRAM atau Synchronous Dynamic Random Access Memory adalah DRAM yang disinkronkan dengan sistem bus bentuk memori semikonduktor DRAM yang dapat berjalan pada kecepatan yang lebih tinggi dari pada DRAM konvensional (kecepatannya berkisar antara 100 Mhz – 133 Mhz).

SDRAM ini sebenarnya menyinkronkan dirinya dengan bus CPU dan mampu berjalan pada 133 MHz, sekitar tiga kali lebih cepat daripada FPM RAM konvensional, dan sekitar dua kali lebih cepat dari EDO DRAM dan BEDO DRAM. SDRAM menggantikan EDO DRAM di banyak komputer baru.

3. RDRAM


* sumber: commons.wikimedia.org

RDRAM adalah singkatan dari Rambus Dynamic Random Access Memory. Ini adalah jenis RAM yang dibuat oleh Rambus dan merupakan jenis memori komputer tercepat yang tersedia.

SDRAM umumnya dapat mentransfer data dengan kecepatan hingga 133 MHz, sementara RDRAM standar dapat melakukannya lebih dari 1 GHz. Meskipun beberapa motherboard dapat menggunakan RDRAM sebagai memori sistem, namun kebanyakan mobo tidak sepenuhnya dapat memanfaatkan kecepatan RDRAM yang sangat cepat.

Oleh karena itu, RDRAM biasanya digunakan untuk memori video pada kartu grafis akselerator, untuk memori cache (terletak di CPU), dan untuk memori sistem di workstation dan server berkinerja tinggi.

4. SRAM


* sumber: commons.wikimedia.org

Singkatan dari Static Random Access Memory, SRAM adalah jenis RAM yang menyimpan data menggunakan metode statis. Artinya SRAM ini bekerja dengan cara  statis, yakni data tetap konstan (tidak ada perubahan) selama daya listrik dipasok ke chip memori.

SRAM berbeda dengan DRAM yang menyimpan data secara dinamis dan terus-menerus perlu me-refresh data yang disimpan dalam memori. Karena SRAM menyimpan data secara statis, tipe memori dapat berjalan lebih cepat dan membutuhkan daya yang lebih kecil daripada DRAM.

 

5. EDORAM


* sumber: commons.wikimedia.org

EDO (Extended Data Output) RAM adalah sejenis chip RAM yang meningkatkan waktu membaca dari memori pada mikroprosesor yang lebih cepat seperti Intel Pentium. EDO RAM awalnya dioptimalkan untuk Pentium 66 MHz. Untuk komputer yang lebih cepat direkomendasikan menggunakan SDRAM.

RAM jenis ini diperkenalkan pada tahun 1994 dan mulai menggantikan DRAM mode halaman cepat pada tahun 1995 ketika Intel pertama kali memperkenalkan chipset 430FX yang mendukung EDO DRAM.

6. FPM DRAM


* sumber: manteniendolaoperatividad.wordpress.com

FPM DRAM (Fast Page Mode Dynamic Random Access Memory) adalah memori dinamis dengan akses halaman cepat yang memastikan kinerja yang lebih tinggi daripada DRAM konvensional.

 

Sebelum bentuk yang lebih baru dari DRAM, FPM DRAM (Fast Page Mode DRAM) adalah jenis DRAM yang paling umum digunakan dalam komputer. Mode halaman DRAM pada dasarnya mengakses barisan RAM tanpa harus terus-menerus menetapkan kembali barisan tersebut.

7. Flash RAM


* sumber: en.wikipedia.org

Memori flash (flash RAM) adalah jenis media penyimpanan non-volatil (memori yang datanya dapat ditulis dan dihapus, akan tetapi datanya tidak hilang ketika tidak mendapat daya) yang menyimpan semua data setelah daya terputus.

Bentuk dan cara kerja memori flash hampir mirip dengan SSD daripada jenis RAM yang telah disebutkan sebelumnya. Memori flash ini digunakan dalam beberapa produk komputasi dan paling sering digunakan dalam USB flash drive, printer, mainan anak-anak, dan masih banyak lagi.

8. SDR SDRAM


* sumber: commons.wikimedia.org

SDR SDRAM adalah istilah yang diperluas untuk SDRAM (dua jenis RAM yang sama) tetapi paling sering disebut sebagai SDRAM saja. SDR atau Single Data Rate di sini menunjukkan bagaimana memori yang ini memproses instruksi satu membaca dan satu menulis per siklus jam. Selain komputer, produk lain yang menggunakan jenis RAM ini adalah video game konsol.

9. DDR SDRAM


* sumber: www.eenewseurope.com

DDR (Double Data Rate) SDRAM beroperasi seperti halnya SDR SDRAM, hanya saja bekerja dua kali lebih cepat. DDR SDRAM mampu memproses instruksi dua baca dan dua tulis per siklus jam.

Meskipun memiliki kesamaan dalam fungsi, DDR SDRAM memiliki perbedaan fisik (184 pin dan satu notch pada konektor) dibandingkan dengan SDR SDRAM (168 pin dan dua notch pada konektor). DDR SDRAM juga bekerja pada tegangan standar yang lebih rendah (2,5 V dari 3,3 V).

DDR2 SDRAM adalah upgrade evolusioner dari DDR SDRAM yang bekerja lebih cepat karena dapat berjalan pada kecepatan clock yang lebih tinggi. Standar modul memori DDR bekerja di atas 200 MHz, sedangkan modul memori DDR2 standar ada di atas 533 MHz. Konsumsi daya DDR2 SDRAM adalah 1,8 V).

DDR3 SDRAM merupakan peningkatan dari DDR2 SDRAM dengan pemrosesan sinyal berkelanjutan, kapasitas memori yang lebih besar, konsumsi daya yang lebih rendah (1,5 V), dan kecepatan clock standar yang lebih tinggi (hingga 800 Mhz).

DDR4 SDRAM adalah peningkatan yang lebih tinggi lagi dari DDR3 SDRAM dengan pemrosesan sinyal yang lebih canggih, kapasitas memori yang lebih besar, bahkan konsumsi daya yang lebih rendah (1,2 V), serta kecepatan clock standar yang lebih tinggi (hingga 1600 Mhz).

DDR4 SDRAM adalah tipe RAM yang sekarang banyak dijual di pasaran (saat artikel ini dibuat). Ada banyak vendor yang menjual DDR4 SDRAM ini, mulai dari yang biasa saja sampai ada vendor yang menawarkan RAM dengan kualitas terbaik.

Banyaknya tipe DDR4 SDRAM yang dijual di pasaran karena komputer maupun laptop terbaru umumnya sekarang sudah menggunakan DDR4 SDRAM. Oh yah, DDR3 SDRAM juga masih cukup banyak dijual mengingat banyak komputer dan laptop yang masih menggunakan tipe RAM ini.

10. GDDR SDRAM


* sumber: en.wikipedia.org

Yang terakhir adalah GDDR SDRAM atau Graphic DDR SDRAM. Ini merupakan jenis DDR SDRAM yang dirancang khusus untuk rendering grafis video atau unit pemrosesan grafis dan digunakan dalam video card atau kartu video.

Walaupun didesain sama dengan DDR SDRAM, GDDR tetap memiliki perbedaan seperti dapat meminta dan menerima data pada siklus clock yang sama, sementara memori DDR tidak bisa.

GDDR juga hanya menggunakan lebih sedikit daya dan mengeluarkan lebih sedikit panas. Hal itu memungkinkan adanya kinerja modul yang lebih tinggi dengan sistem pendinginan yang lebih sederhana. Dan masih banyak lagi perbedaan lainnya.

Itulah 10 jenis RAM untuk perangkat komputer yang perlu kamu ketahui. Selama ini mungkin sering membahas masalah RAM dalam kehidupan sehari-hari, baik RAM HP atau RAM komputer, namun pengetahuan tentang RAM hanya sebatas komponen sebuah perangkat elektronik. Nah, sekarang kamu bisa mengetahui sisi lain dari RAM komputer setelah membaca artikel ini.

 


Thursday, April 30, 2020

Responsive

 Responsive adalah suatu keadaan dimana sebuah halaman, aplikasi, yang tertampil dilayar, tampilannya akan cocok, rap dan tetap enak dilihat jika diakses dari perangkat apapun dengan resolusi  layar yang berbeda. Misalnya suatu aplikasi diakses melalui Hp dan PC maka tampilannya akan menyesuaikan sesuai layar masing – masing perangkat. 

 

1.   Daftar Ukuran Screen Device

·       240 x 240 (QVGA – Quarter VGA)

·       320 x 480 (HVGA – Half VGA)

·       480 x 854 ( FWVGA – Full Wide VGA)

·       640 x 960 ( qHD – Quarter HD)

·       720 x 1280 ( HD – High Definition)

·       1920 x 1080 ( Full HD)

·       1920 x 2160 ( Full HD +)

·       2560 x 1440 ( 2K / QHD – Quad HD)

·       3840 x 2160 ( 4K / UHD – Ultra HD)

 

2.   Produk Game yang Menerapkan Responsive.


Dari 2 gambar tersebut dapat disimpulkan dalam sebuah game yang bernama PUBG dapat dimainkan secara cross platform dan menerapkan responsive, karena dalam layar kecil pada Android dapat dilihat secara enak, rapi seperti layaknya versi PC atau laptopnya.

 Seperti 2 gambar awal tadi, game ini (Vainglory) menerapkan responsive karena dapat menyesuaikan pada layar kecil dan sedang seperti di Hp dan tablet. Juga dapat menyesuaikan juga pada layar besar seperti PC digambar tersebut.

 3.   Produk Game yang Tidak Menerapkan Responsive.

 Game berikut ini (Clash Royale) tidak menerapkan responsive karena pada layar hp dapat maksimal dan pas, sedangkan pada layar PC harus menggunkan aplikasi pihak ke tiga dan banyak ruang kosong walaupun bisa dimainkan di PC.


Monday, April 20, 2020

Cara Memperluas Wifi Dengan Menggunakan Router TL-WR840N (RANGE EXTENDER)

Assalamualaikum Wr. Wb.

Sebelum anda membuat Range Extender anda perlu memastikan jarak antar router anda dengan sumber jaringan yang akan anda ambil ya sob. hehehe :v dan sebelum masuk ke langkah kerja Range Extender perlu anda ketahui pengertian dan juga cara kerja dari Range Extender tersebut, berikut penjelasan dan cara kerjanya :

A. Pengertian Range Extender
Range extender adalah perangkat jaringan yang berfungsi sebagai wifi expender yaitu alat jaringan yang dipakai untk memperkuat jangkauan sinyal wifi. Secara harfiah kata range extend berarti memperkuat jangkauan, jadi bisa diartikan bahwa range extender adalah mengulang atau menangkap sinyal wifi dari wireless router kemudian menyebarkannya lagi agar sinyal wifi menjadi lebih luas.

B. Cara Kerja Range Extender
Range extender akan menangkap sinyal wifi yang dipancarkan oleh wireless router kemudian memancarkannya lagi agar jangkauan sinyal wifi menjadi luas, contoh topology nya bisa dilihat pada gambar dibawah.Contoh topology jaringan access point
                                                    Gambar 4.1 Topologi Range Extender
Dari gambar 4.1 dapat dijelaskan skema atau topologi Range Extender yaitu kita mempunyai sebuah router yang terhubung dari internet kemudian  router memancarkan sinyal berupa wifi kemudian kita mempunyai sebuah router yang kita setting sebagai Range Extender kemudian mengambil jaringan yang di pancarkan dari Wireless Router Enable DHCP kemudian dipancarkan kembali baik dengan nama sama maupun berbeda agar dapat agar dapat diakses oleh user atau pengguna dari jarak yang tidak bisa dijangkau oleh Wireless Router Enable DHCP.


C. Langkah Kerja 
    1.     Alat dan Bahan
       a. TP-Link TL WR840N
       b. Kabel LAN
       c. PC
       d. Stop Kontak / Roll
   2.   Langkah Kerja
    a. Pertama-tama siapkan semua alat dan bahan yang sudah tertulis diatas 
b. Setelah itu bisa dicolokkan adapter TP-Link WR840N ke stop kontak atau roll.stop kontak uticon 5 lubang kabel kawat eterna 3 meter ...


    c. Kemudian pastikan wifi yang akan di tangkap atau dikoneksikan ke TP-Link WR840N menyala. 
   

    d. Jika sudah terhubung dengan wifi maka lampu indikator wifi di TP-Link TL WR840N menyala berwarna kuning.
  
    e. Langkah selanjutnya adalah kita menyambungkan kabel LAN dari TP-Link TLWR840N ke PC kita.  

  
  f. Kemudian kita masuk ke Open Network and Sharing Center.

    g. Kemudian pilih Change adapter settings.
   
    h. Setelah itu kita pilih Local Area Network kita klik kemudian pilih Enable. 

         i. Jika tanda ditaskbar kita masih kuning bertanda seru kita harus masuk lagi ke Open Network and Sharing Center.

    j. Kemudian kita klik Local Area Connection dan kita klik Properties.


   k. Pilih Internet Protocol Version 4(TCP/IPv4)dan klik OK.
  
    l. Setelah itu kita setting IP Address, Subnet mask, Default Gateway, Preferred DNS server, Alternate DNS server sebagai berikut dan klik OK.

    m. Setelah menyala dan terhubung ke PC kita coba untuk membuka Home Login di google dengan IP default TP-Link yaitu 192.168.0.1 sebagai berikut.


    n. Tunggu sampai tampilan di google berubah seperti berikut.

   o. Setelah itu masukan user dan password nya yaitu dengan user “admin” dan password “admin” kemudian klik “login” dan tunggu hingga tampilan berubah seperti berikut.

   p. Kemudian kita masuk ke Operation Mode pilih Range Extender dan klik Save tunggu beberapa saat untuk Rebooting.

    q. Sesudah Rebooting kita pilih Quick Setup kemudian Next pilih Range Extender lagi kemudian Next lagi.

    r. Setelah tampil nama wifi yang akan dihubungkan ke TP-Link.

    s. Kita masuk ke menu Network pilih LAN kemudian ganti LAN  Type dari Smart IP(DHCP) ke Static IP kita sama kan juga IP Address dengan IP jaringan atau wifi sumber, misal dari 192.168.0.1 menjadi 192.168.0.2 kemudian klik Save dan tunggu proses Rebooting selesai.



    t. Lihat IP Home Login sudah berubah menjadi 192.168.0.2 dan IP Address juga berubah menjadi 192.168.0.2.

    u. Kemudian masuk kembali ke menu Quick Setup lihatlah pada tabel AP List terdapat jaringan yang akan kita tangkap atau connectkan kemudian klik Connect dan tampilan akan berubah.

    v. Setelah itu kita masukkan password dari wifi sumber atau jaringan wifi yang telah tehubung agar bisa menjadi dua jaringan berbeda kita ganti nama seperti yang diinginkan.

    w. Pilih Costumize kemudian klik Next. 

    x. Ubah LAN Type dari Smart IP(DHCP) menjadi Static IP dan ubah DHCP Server dari Enable ke Disable kemudian klik Next.

    y.  Tampilan telah berubah kemudian klik Finish


    z. Range Extender sudah jadi dan silahkan di cek apakah sudah bisa mengakses internet dengan wifi dari Range Extender tersebut jika belum berhasil silahkan restart router anda dan ulangi kembali langkah demi langkah. 

Sekian langkah langkah Range Extender dari apabila ada kekurangan mohon dimaafkan dan jika ada yang ingin bertanya silahkan komen dibawah ( khusus router TL-WR840N ) 
dan perlu saya ingatkan kembali jika anda ingin membuat Range Extender perlu diingat jarak dari sumber jaringan ke router anda ya sob:v  

 Terimakasih 

Wassalamualaikum Wr. Wb. 
















Penjelasan Animasi